Do you still remember what is your first dream?
-Tokyo Friends-
Sebuah penggalan pertanyaan yang ada di episode dari dorama tokyo friends….doramanya gak terlalu bagus….tapi yang gak pernah gue tangkep adalah maksud pertanyaannya…..
Berbicara soal mimpi…..berarti berbicara dengan visi….berbicara tentang apa yang tidak ada…..
Entah kenapa….terkadang adanya mimpi itu sendiri yang menghalangi mimpi….Misal begini, ketika seseoarang dapat bermimpi…..maka orang tersebut juga dapat terlena dengan mimpi yang semu……
Berbicara mimpi yang semu….di dunia ini banyak orang yang dibuang….dilupakan….ditinggalkan….disia-siakan karena keberadaan mimpi yang semu….
Ketika seseorang ditanya….Which one do you choose….The red pill or the blue pill (pertanyaan the matrix)…kebanyakan orang bakal pilih the truth….dibanding lies….tapi banyak orang tidak tahu….bahwa hidup yang mereka jalani itu bukan the truth….Seperti film the matrix sendiri….what are the truth for the people has awaken are not the same with the truth for the people that is not awaken yet….
Dengan kata lain….kebanyakan orang gak tau mereka hidup dalam mimpi yang semu…..Kebanyakan orang tidak menyadari yang mana yang nyata…..
Efek dari ini adalah….orang gak bisa menilai secara benar akan apa yang seharusnya mereka lakukan…..banyak orang yang disiasiakan….banyak orang jujur yang disiasiakan untuk sebuah posisi yang dibutuhkan kejujuran….Kenapa?…Karena orang yang lebih bohong adalah orang yang lebih diunggulkan….
Mengingatkan gue pada interview pertama kali gue waktu gue pertama kali masuk FE dan ikut kepanitiaan….dimana semakin gue menjawab favorable answers semakin gue dapat diterima….dan gue jawab jujur malah ditolak….orang gak pernah liat potensi sebenarnya…..orang hanya berasumsi……
Hari ini pun gue nulis begini cuma sebagian dari perenungan gue di hari ini…..
Hhhh…..Live is not about what you see…..but how do you live….
PS:
A Man’s dream sometimes could be obnoxiously stupid……
Pretty Girl huh…..nope it’s just a $7000 (Rp.63jt) sex doll….
June 23rd, 2006 at 10:03 pm
Zhar, ini yag menurut pandangan Marx dinamakan false counciousnes. diamna orang2 berada pada kesadaran palsu akibat bentukan dan penanamn nilai dari orang2 yang ebrkuasa atau kelompok dominan yang menafaatkan mereka untuk kpeentingan ekonimi mereka sendiri. Term ini nantinya terkait dengan false needs, dimana manusia merasakan kebutuhan akan sesuatu yang sebenarnya, mungkin, tidak mereka butuhkan. contoh, make up. apakah perempuan perlu memakai make up? mungkin sebagian besar perempuan akan menjawab, “perlu donk, biar gak pucat, bias noda wajahnya gk kleiatan, biar bekas jerawat tersembunyi, biar pipinya merah merekah, intinya…biar cantik!!!”. Lalau, siapa yang bilang kalu kamu ada bekas nida jerawat berarti kamu gak cantik? sipapa yang bilang kalau pipimu tidak merah merekah kamu tidak cantik? siapa yang ilang kalau rambutmu tidak panjang, lurus dan jatuh bak gorden, kamu tidak cantik? siapa yang ilang kamu butuh foundation, dilanjutkan susu pembersih, dilanjutkan face toner, supaya wajah kamu jadi cantik dan bersih?
Kalo lo coba baca buku keluaran insist press yg judulnya klo gak salah “dunia make up” atau “dibalik make up” or something, you would realize what i mean.
Indoensian woman has colour skin. without using nay make up or foundation, our skin are already has its own radiant. So actually,indonesian woman doesnt really need any make up to make them look prettier.What can be called pretty anyway? Seperti suku di Afrika sana yg perempuannya panjang lehernya sampe2 tulang leehr mereka akan patah kalo gk disangga?yang badannya lurus,kecil mungil dan berwajah polos sprti yag disukai orng jepang?ato yg tubuhnya besar with big boops and buts biar keliatan subur dan bisa haislin anka banyak?
you see, everything is being made up. we live in a constructed world. We live based on consensus. What is right or wrong depends on how many people dare to say that ‘it is right and that is wrong’…
Welcome to false world
-dhanny-
June 23rd, 2006 at 10:42 pm
Hooo….commodity fetishism yah?…atau dengan kata lain dengan bahasa yang lebih ngetrend….consumerism….
Hmm…gue belum pernah baca sih…tapi gue pernah merenungkan diri tentang make up dan metode penjualan kosmetik…yang cenderung terdengar seperti menjual cinta…..
Argumen yang hebat dhan….sangat setuju ama elo….
June 23rd, 2006 at 10:44 pm
Btw….i still dunno which girl is my type dhan….physically….hahahaha….but i do know one thing…..i like smart women…..
June 24th, 2006 at 12:01 am
Bt Zhar…cara make sex doll nya gimana tuh?
June 24th, 2006 at 3:03 am
Bah…..itu ada lobang di depan dan di belakang…..
sekarang lo pikir aja gimana cara makenya…dudul….
Beratnya cuma setengah dari manusia biasa….berarti cewek ini sekitar 20Kg….Berat juga kan kayak ngangkat karung beras….Susah amat yah kalo dipikir2….
Badannya terbuat dari lapisan silicon….which is bahan paling aman buat manusia yang sangat mirip manusia dibanding latex…..bagian dari tengah badannya diisi udara doank….Di sambungan2 badannya dikasih engsel didalam siliconnya….Jadi bisa digerak2in kayak orang biasa…sure thing a provocative doll….
Kalo gue liat sejarahnya….katanya sih barbie malah dibuat setelah ditemukannya sex doll pertama kali….katanya sih pembuat barbie inspired ama sex doll buatan jerman….