Valentine’s Day : A Gimmick from the Capitalists

Seperti yang kita ketahui, valentine’s day akhir2 ini di Indonesia cukup populer…Kalo dijaman gue waktu SMP hanya beberapa orang yang ngerti valentine…dan pas gue SMA bahkan spertinya cuma sedikit orang yang membeli bunga untuk pacarnya karena valentine….Sekarang ini valentine terasa seperti umum dan gak unik….

Waktu kuliah unbelievably ada beberapa perempuan yang ngasih gue coklat…Wew….Merasa gak enak gue memberi mereka kembali di white day….Dan gak cuma perempuan yang memberi dihari valentine….kebanyakan cowok juga….Tapi STOP!….

Sekarang kita bertanya….berapakah omzet perusahaan ketika valentine?….Karena tradisi valentine di Indonesia berbeda dengan negara lain….Dimana di Indonesia banyak juga cowok yang memberi…Maka bisa dibilang valentine itu bener2 gimmick buat kapitalist ngedapetin untung….

Selain karena terjadinya deadweight loss karena valentine, sebab orang membeli barang yang tidak ia inginkan (karena untuk diberikan) dan orang menerima barang yang belum tentu ia inginkan (yah namanya juga dikasih terima aja)…Maka deadweight loss pada valentine cukup gede….

Selain itu, perusahaan besar juga terus menjual bunga yang dimarkup bisa sampe 1000xnya lebih…for example roses yang harganya 5000 dimarkup sampe 50.000 oleh perusahaan seperti SOGO….perusahaan coklat membuat produk yang mendukung valentine’s day dan juga ngedapetin profit….Dan banyak lagi perusahaan lain….Except greeting cards yang udah mulai gak laku karena munculnya email dan SMS….yess..hate you guys so much…ngejual kertas untuk harga 30-100rb….

Semua itu untuk apa?

Semua itu demi cinta

Ato itu yang mereka pikir

PS:

Valentine kali ini sepi…..

Leave a Reply