A play at TIM : We are the world
Saturday, March 31st, 2007Buat orang, salah satu kegiatan gue yang paling aneh itu adalah suka melihat pertunjukan play…..
Gue menilai sebuah play bukan hanya dari bagusnya makna yang dibawakan….Tapi juga dari individual setiap play….
Biasanya diawal teater gue akan merinding karena satu orang…..Pada kasus teater ini, gue merinding melihat miyabi (irma) di awal show melintas dari kanan ke kiri….Yang later i know that she is one of a good performer….
Play "We are the world" basically menceritakan tentang 3 hal, yaitu hedonisme, konsumerisme, dan narkoba pada anak remaja (ABG)…Namun, karena 3 hal ini saling berkaitan dan sangat luas jadinya mereka mengexplore dialog sangatlah dalam….
Sebagai contohnya, hedonisme dan narkoba merupakan sesuatu hal yang dekat….Memang hedonisme dan narkoba, menurut saya kurang diperdalam explorasinya…..Hanya sekedar pemakaian narkoba dan saling tuding siapa yang bersalah dari adanya narkoba di pemerintahan….
Namun, masalah hedonisme dan konsumerisme sangatlah dalam digali…..Saya sebagai seorang ekonom atau biasa saya menyebut saya psikiater penyakit sosial yang memanfaatkan penyakit….Jelas sangat mengerti maksud dari pertunjukkan yang kali ini saya tonton….Mulai dari mulut manis sang kapitalis dengan memberikan hibah kepada negara sebagai "uang tutup mulut" sampai "globalisasi sebagai cara transfer kekayaan dan membiarkan kebodohan terjadi di masyarakat"…..Setiap simbol yang mereka ceritakan gue mengerti…..
Mulai dari penjualan topeng dengan dollar, euro dan rupiah, yaitu maksudnya penjualan brand sebagai lifestyle yang keren…..Jaring yang disebarkan oleh para kaum kapitalis sebagai sarana transfer kekayaan dengan iming-iming kata keren…..Atau mungkin sekedar kata-kata bahwa seseorang hanya peduli akan diri sendiri dimana teori lama mengatakan bahwa seseorang harus peduli dengan orang lain yang jelas2 menyindir bapak ekonomi adam smith di buku the theory of moral sentiments (teori lama) dan wealth of nations (teori baru)…..
Menarik explorasinya…..kadang sedikit dibumbui kelucuan….Tapi kalo yang nonton maksudnya untuk anak SMA?….Ini sih gak nyambung buat mereka….Bagusan teater yang dibuat anak FIB UI….
Comment gue, "It was great, it’s like the whole typical indonesian youth life in all years in a flash…."…Seeing it seems like i am a god watching human beings repeating the same mistakes over and over again…..
PS:
MMS itu…..sesuatu yang berharga buat ku……




