Long Distance Relationship

Yah, sebagian dari kita pasti pernah deh ngalamin yang namanya long distance relationship….Mulai dari sekedar karena pindah sekolah ke SMA ato universitas yang berbeda sampe karena ketemu pas liburan (ya, contohnya kasus gue dan citra)…..Dan sepanjang pengamatan gue (dari gue umur (0-21 tahun), yang namanya long distance relationship itu gak pernah berhasil….Namun, 2 tahun yang lalu ada 1 pasangan yang LDR dan berhasil….

Maksudnya dikatakan berhasil itu menikah lah…..

Masalahnya, tidak pria maupun wanita…..LDR itu sulit karena sulitnya menahan diri untuk tidak menyukai lagi lawan jenis yang lebih dekat dari dia…..

Tapi memang, kesetiaan itu sendiri pun tidak cukup…..Ada banyak masalah lain yang menyebabkan seseorang unfaithful….Mulai dari kebosanan, pacaran yang tidak sehat karena adanya jarak dan ketidak percayaan sampai masalah tidak adanya keinginan untuk saling mengunjungi lawan pacar….

Eamng dalam kasus gue ketidak mampuan gue untuk selalu pergi kebandung itu cukup menyebalkan…..next month gue mo nyoba minta tambahan allowance ama bokap biar hubungan gue dengan sang pacar lebih bener….setidaknya sampai pada batas hubungan yang sehat….

Sebenernya, secara statistik….angka pernikahan yang dihasilkan oleh LDR itu cukup besar kok….yaitu sebesar 10% dari semua LDR…Jadi, kata siapa LDR itu gak mungkin…..

LDR itu justru punya juga keunggulannya……Karena kita jarang ketemu, makanya sekali ketemu bisa "hot"….

Lagian juga ini era teknologi….kalo cuma bandung kita masih bisa pake esia yang nelpon 1100 perjamnya….ato seandainya juga diluar kota kita masih ada y!m, sms dan email yang bisa ngehubungin kita…..Gak sebegitunya banget tidak mungkin lah….

Salah satu rules….to make LDR works….adalah dengan adanya goal….a goal that one day, you both will be together….that there will be no misery for craving to meet each other…

PS:

I want to make this things works…..

I really do!!!!

Do you want to?

PS2:

Why an unhealthy relationships could somtimes last longer than the healthy relationships?

PS3:

Lala wrote this on email,

Part 1. You’re in love, you fly high, there goes the thunder, you fell down and you fell hard because you flew too high = predictable ending = boring.

Part 2.You’re in love, you learn from the past mistake, you fly steady, no thunder, no rain, lama2 no air = again, boring. It’s the same old routines.

I once think boredom as something that is unevitable….But actually boredom is the way saying to someone else that your life is unattractive….Kalo dah begini sapa yang salah?….Orang lain, apa diri sendiri sampe bisa ngerasain bosen?….

Salah gak kalo gue bilang, boredom is a manifestation of lacking initiative, creativity, and imagination of his own self and not others

Leave a Reply