Nagabonar : Idealis tak harus rumit

Hari ini gue baru aja selese menonton film yang dibintangin aktor kawakan yang sangat idealis di negeri ini….Setelah beberapa tahun dia mengajarkan orang-orang di Indonesia melalui cerita berserinya di TV yang berjudul lorong waktu, Deddy Mizwar kali ini berani melangkah lebih jauh dan menciptakan sebuah film idealis ia yang berjudul, Nagabonar jadi dua….

Film ini sangat menarik karena kita dipaksa untuk berpikir tentang sesuatu yang kebanyakan masyarakat indonesia kurang memikirkannya….Film yang mengajarkan kita untuk memiliki hati yang lembut, cinta tanah air dan orang tua….Film yang memaksa kita supaya kita lebih melek dalam kehidupan dan tidak hanya menjalani kehidupan….Sebuah film yang mengajarkan kita akan makna kehidupan yang sebenarnya lebih dari sekedar materi….

Dari film yang sarat makna, sindiran (baik untuk pemerintah, masyarakat ataupun nagabonar sendiri di film itu) kita mengetahui bahwa sebenarnya film nagabonar adalah sebuah film idealis yang dikemas sangat ringan..Tidak bisa tidak orang yang pulang menonton film ini berpikir keras tentang kehidupan mereka…apakah kehidupan mereka "sudah berarti" ataupun tidak….Sebuah film idealis bukan….Mungkin deddy mizwar memiliki idealisme untuk membuat orang Indonesia lebih berpikir…

Saya masih ingat perkataan dua teman saya…Yang pertama adalah teman saya yang bekerja di Industri perfilman bagian modelling…Dia mengatakan,

"sebenernya gue sih gak mau zhar bikin film horror, tapi gue ngeliat demand"

Terus teman saya yang kedua mengatakan

"gue juga pengennya bikin film idealis, tapi investor pasti marah kan kalo gue bikin film jelek…jadinya gue bikin horror deh yang aman"

Seakan2 dah gak ada tempat lagi di Indonesia ini untuk sesuatu hal yang idealis yah?…Musik pun juga begitu, rata2 orang bilang musik idealis gak bisa dijual dan sebagainya dan sebagainya….Gak jarang gue ngeliat seniman kita menyerah kepada idealisme mereka….

Tapi gue gak bakalan bosen bilang ini kepada mereka semua…."Justru film idealisme itu yang menarik, sekarang masalahnya gimana cara ngungkapin idealisme lo dalam bentuk yang lebih menarik"….

Sekarang kita berangan2…jika ban mobil pecah…maka apakah ban mobil itu harus diganti seluruhnya?…kan tidak, segalanya bisa diakalin sebenernya…Hanya saja kebanyakan orang cuma mau gampangnya doank…Instan, praktis, cepet….begitu tuh tipikal orang jaman sekarang….mo-nya pake tisu (tidak lagi handuk), minum teh botol (bukan lagi teh seduh)  ato aqua (yang harus dibawa2 dari rumah), bahkan sex pun mereka sekarang mau yang instan2 aja…..

Walhasil banyak banget dah tuh kasus orang cari cepetnya doank gak mikir banyak….Well, untuk artis yang seperti itu gue cuma bisa bilang go to hell lah….justru itu kerjaan mereka seharusnya….negbuat sesuatu yang berat menjadi ringan…atau kata einstein, orang jenius yang sebenarnya adalah yang dapat membuat segala sesuatu yang rumit menjadi sangat sederhana dan mudah dimengerti….Baru itu disebut jenius….

PS:

Tulisan di lunch box dah jadi dari 2 minggu yang lalu…tapi masih blum berani untuk di kirim…ntah kenapa….tulisan ketiga gue….mungkin besok kali yah bakalan gue kirim….besok gue harus ngurus mobil karena perlakuan sebuah tukang parkir yang bodoh mobil gue ketabrak pot…dasar bego…

PS2:

Pacar gue ketemu keluarga besar….Aslilah…makin jatuh cinta ane nak….kompatibel banget pacar gue ama keluarga gue….

7 Responses to “Nagabonar : Idealis tak harus rumit”

  1. ' Ray-Is-Here ' Says:

    sbenernya arti idealis itu sendiri apa sih bang?? apa dalam stiap hal idealis tu serupa…??

    lagi2 sebuah blog berat nih…jadiin pelm aja, buat script trus kasi ke temen yang ada di industri pelm itu, sapa taw bakal sukses kaya’ tuh dragonbonar…hehehe

  2. ' Zhar Says:

    Nah itu dia…untuk tau filmnya idealis ato gak…lo harus tau…yang punya film itu punya idealisme gak?….

    Kalo di musik itu….idealisme tuh suatu bentuk yang ampir gak jauh beda dengan egoism…hanya saja kalo egoisme dia gak peduli dengan kata orang lain…maka idealisme itu peduli dengan kata orang lain….

    dah ngerti ray?….

    Nah, kalo ngomongin idealisme di musik…itu artinya dia bikin musik sesuai dengan keinginan hati dia….gak terbelenggu ama keinginan pasar….artinya di musik tersebut dia coba ngungkapin musik itu dari sudut pandang dia sendiri bukan dari sudut pandang pasar….

    Nah, menurut gue emang si deddy mizwar ini punya idealisme yang seperti itu…terlihat dari film nya lorong waktu yang dolo itu….sama yah ini film…

  3. ' Ray-Is-Here ' Says:

    hmmm…
    jadi seseorang yang ngikutin demand pasar itu bukan idealis yah…
    trus kalo td dibilang,”idealisme itu peduli dengan kata orang lain” apa itu bukannya ama aja kaya’ ngikutin dan peduli kata orang lain??
    ~_~

  4. ' Zhar Says:

    hahaha…beda lah ray…

    yang gak peduli itu disebut egois
    yang peduli dan tetep ngejalanin keinginan pribadi itu disebut idealist
    yang gak peduli dan gak punya keinginan itu yah orang yang kerjaannya ngikut aja

  5. Natalino Says:

    kadang gw ngerasa egoisme dan idealisme ampir2 sama…
    dimana kadang orang2 idealisme lebih cenderung ke egoisme…

    bingung juga gw.. :D

  6. '-' Meita '-' Says:

    Selamat deh klo dah makin cinta sekarang! :D ternyata udah punya perempuan yah sekarang? pantes tulisannya gak terlalu mellow lagi :D
    hehehe…
    biarkan yang lain komentar yang beratberat akh :D

  7. Nohara Says:

    menurut gw kehidupa mahasiswa sekarang itu sudah jauh dari nilai2 seorang yang dikatakan sebagai calon intelektual,dikarenkan cendrung mhs lebih mementingkan penampilan nomor satu.so soal kuliah selalu dikesampingkan.But,tdk semuanya juga begitu,ada juuga yg menomor satukan kuliah juga kok.

Leave a Reply