Time Management : The Important of the Unimportant

Banyak orang-orang di sekitar kita bilang, "duuuh, gue gak punya waktu nih"….Ato ketika lagi ujian mereka bilang, "Gila lo lagi minggu ujian ngajak gue nonton"….padahal kan ujian hari senin dan gue ngajak hari jumat selse ujian something….

Satu hal yang gue malah gak ngerti malah orang-orang yang kerjaannya tiap hari lari2 pontang panting….I mean, gue juga pernah lari pontang panting….Tapi not everyday….Itu cuma bad day aja yang ngebuat gue harus begitu….

Tapi basically kebanyakan dari mereka itu, Lack of time….

Dan gak banyak dari mereka yang menggunakan Lack of Time sebagai alasan untuk gak merhatiin anak dirumah…gak merhatiin istri dirumah…atau dalam kasus jaman sekarang gak merhatiin suami dirumah…

Coba deh pikir….In life kita dikasih 24 freakin hours….Emang, at times gue pikir waktu 24 jam itu kurang….Tapi biasanya itu saat2 gue dimana Kurangnya Time Investment….

To save time one have to invest time….

Itu dah jadi basic rules….kalo lo kurang duit berarti lo kurang investasi duit (yang nantinya bisa naikin income lo) ato kurang ngehemat duit (kalo lo pikir duit segitu adalah fixed)…So, the next time you are lacking of time…then what’s wrong is not the time itself but you’re time management (which include planning, organizing, controlling leading)…because anybody else could do it with 24 hours of time but why you can’t?

Dalam kasus Time Management, ilmu management sendiri dah sampe ke generasi ke-4…Kalo jaman generasi 1,2 dan 3 dari time management mengukur sebuah prioritas based on urgency saja….Jadi misalnya kerja untuk cari makan besok dan bertemu dengan anak untuk membina hubungan baik biar gedenya tuh anak baik (which is probably 10 years later) maka based on this urgency….Bertemu dengan anak mungkin gak bakal pernah dilakukan….karena menurut dia it is unimportant (pada time frame-nya) yang mungkin setelah anak itu dwasa tumbuh menjadi seseorang yang distant dengan orang tuanya baru deh ngerasa pentingnya…and probably it is too late to change things….

Generasi ke-4 dari time management adalah bagaimana kita bisa melakukan keseluruhan itu semua tanpa mengkompensasikan sesuatu yang gak mendesak (mendesak dan gak mendesak itu tergantung time frame, misal lo dah makan maka itu gak mendesak sampe waktu makan lagi tiba)…

Basically 4th generation of time management said that, don’t wait the important becoming urgent….4th generation ini bilang setiap task (kerjaan) itu terdiri dari 2 value….Important - Not Important and Urgent - Not Urgent

Merrillcoveymatrix Sering denger First Thing First?….Buku yang dikarang oleh covey ini lah yang jadi basic untuk 4th generation time management….Basically First Thing First itu ngerjain sesuatu yang urgent tanpa melupakan sesuatu yang important….dan jangan menunggu sesuatu yang important menjadi urgent…

Sesuatu yang simpel itu gini deh….Lo dikasih tugas minggu ini untuk dikumpulin di akhir semester….Saat itu tugas itu adalah penting (important) tapi tidak mendesak (not urgent)….Nah, ini tuh salah satu contoh dimana kita sering banget ngelupain sesuatu…..Sering banget kita lupa untuk time investment untuk tugas ini yang ngakibatin di akhir semester orang biasanya teriak2 (ya iyalah, tugas satu semester dikerjain di 2 hari sbelum semester…gimana lo ga teriak2)…..

Dan disaat orang panik pontang panting lari ke kiri dan ke kanan….gue sih santai aja karena gue dah selse 1 week before deadline atau dalam kasus skripsi 1 month before deadline, ini nih salah satu alasan kenapa gue dipikir pemalas karena gak kliatan sibuk….Well, think again friend….Who is the real procrastinator?

Leave a Reply